Selasa, 06 November 2018

CONTOH AGEN CERDAS


CONTOH AGEN CERDAS

Image result for smart agents

Sopir Taksi Otomatis:

  • Performance Measure: Aman, cepat, legal, perjalanan nyaman, memaksimalkan keuntungan
  • Environment: Jalan, lalu lintas lainnya, pejalan kaki, pelanggan
  • Aktuator: Setir, pedal gas, rem, sinyal, klakson
  • Sensor: Kamera, sonar, speedometer, GPS, odometer, sensor mesin, keyboard
vintage car GIF by volkswagenmx

Agen: sistem diagnosis Medis

  • Performance Measure: Pasien Sehat, meminimalkan biaya, tuntutan hukum
  • Environment: Pasien, rumah sakit, staf
  • Aktuator: Layar display (pertanyaan, tes, diagnosis, pengobatan, rujukan)
  • Sensor: Keyboard (masuknya gejala, temuan, jawaban pasien)
sick emergency room GIF by Brimstone (The Grindhouse Radio, Hound Comics)

Agen: Part-picking robot (robot pengambil komponen)

  • Performance Measure: Persentase berapa bagian masuk ke kotak yang benar
  • Environment: Conveyor, komponen-komponen, kotak komponen
  • Aktuator: lengan dan tangan robot
  • Sensor: Kamera, sensor sudut persendian
robots parking GIF

Jenis Lingkungan Agen Cerdas


Jenis lingkungan tempat agen cerdas bekerja dapat ditinjau dari beberapa aspek (berikut aspek yang menjadi lawannya,) bergantung lingkungan dimana agen tersebut berada. Aspek-aspek lingkungan adalah:

  • Sepenuhnya teramati vs Sebagian teramati: Lingkungan sepenuhknya teramati jika sensor mendeteksi semua aspek yang relevan dengan pilihan action. Sebuah sensor agen memberikan akses ke keadaan lengkap lingkungan pada setiap titik waktu. Lingkungan sebagian teramati karena sensor berisik dan tidak akurat.
  • Deterministik vs Stokastic: Keadaan berikutnya lingkungan sepenuhnya ditentukan oleh keadaan saat ini dan tindakan yang dilakukan oleh agen. (Jika lingkungan deterministik kecuali untuk tindakan agen lain, maka disebut lingkungan strategis).
  • Episodik vs Sekuensial: Pengalaman agen dibagi menjadi “episode” atom (setiap episode terdiri dari: agen mengamati (percept) dan kemudian melakukan tindakan tunggal), dan pilihan tindakan di setiap episode hanya bergantung pada episode itu sendiri.
  • Statis vs Dinamis: Lingkungan berubah, agen tidak perlu terus mencari pada lingkungan untuk memutuskan sesuatu. Pada lingkungan dinamis terus meminta agen apa yang ia ingin lakukan.
    (Lingkungan semidinamis jika lingkungan itu sendiri tidak berubah dengan berlalunya waktu namun skor kinerja agen berubah)
  • Diskrit vs Kontinu: Jumlah state/tindakan untuk mencapai goal terbatas (diskrit), persepsi yang jelas dan tindakan yang terhingga. (misalnya, catur – diskrit, mengemudi taksi – kontinyu).
    Agen tunggal vs agen multi: Seorang agen yang beroperasi dengan sendirinya dalam suatu lingkungan.
robot leaping GIF

REFERENSI 


http://www.weare.id/pengertian-agen-cerdas/
https://arifust.wordpress.com/2011/05/21/agen-cerdas-ia/

DEFINISI & KONSEP AGEN CERDAS


DEFINISI & KONSEP AGEN CERDAS

Image result for smart agents

Pengertian Agen Cerdas – Agen cerdas (Artificial Intelligence) adalah sebuah agen yang menerima persepsi dari lingkungan dan melakukan tindakan.Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan kecerdasan buatan sehingga agen tersebut dapat berpikir dan bertindak selayaknya manusia (atau mungkin lebih baik dari pikiran manusia). Ilmu AI dalam permainan umumnya digunakan untuk membuat agen yang dapat mengambil tindakan, memiliki kecerdasan, dan bisa memahami keputusan terhadap kondisi permainan yang dinamis
Konsep Agen Cerdas dan lingkungan
  • Agen adalah segala sesuatu yang dapat dipandang sebagai entitas pada suatu lingkungan yang mengamati melalui alat sensor dan bertindak melalui alat aktuator.
  • Sebagai perbandingan, agen manusia memiliki alat sensor: mata, telinga, dan organ sensor lainnya; alat actuator: tangan, kaki, mulut, dan bagian tubuh lain sebagai alat gerak.
  • Sedangkan pada agen robot: kamera dan inframerahi untuk sensor, danlengan, serta berbagai motor sebagaiaktuator.
  • Agen menerima (percept) sensor dari lingkungan. Keseluruhan percept yang diterima agen pada suatu selang waktu disebut percept sequence.
Hubungan antara agen dan lingkungan dan digambarkan seperti pada gambar berikut
  • Fungsi Agen (pada gambar 2.2. berupa kotak dengan tanda tanya) memetakanpercept sequence/percept history ke tindakan (action):
    [f: P * A à]
  • Program agen berjalan pada arsitektur fisik untuk menghasilkan nilai fungsi f.
  • agen = arsitektur + program
Konsep Perancangan Agen Cerdas
Rasional dapat didefinisikan sebagai: melakukan hal yang benar. Agen rasional melakukan hal yang benar berdasarkan percept apa yang ditangkap dan tindakan (action) apa yang diambil. Tindakan yang tepat adalah tindakan yang akan menyebabkan agen menjadi yang paling sukses.
Beberapa hal yang perlu ditekankan:

  • Rasionalitas berbeda dari omniscience (serba tahu/mengetahui semua dengan pengetahuan tak terbatas).
  • Agen dapat melakukan tindakan dalam rangka untuk mengubah persepsi masa depan untuk memperoleh informasi yang berguna (pengumpulan informasi, eksplorasi).
  • Sebuah agen dikatakan otonom jika perilaku agen ditentukan oleh pengalaman sendiri (dengan kemampuan untuk belajar dan beradaptasi).
Pengukuran kinerja: Sebuah kriteria obyektif untuk mengukur keberhasilan suatu perilaku agen
Misalnya, mengukur kinerja dari agen vacuum-cleaner:

  • Jumlah kotoran dibersihkan,
  • Jumlah waktu yang dibutuhkan,
  • Jumlah listrik yang dikonsumsi,
  • Jumlah kebisingan yang dihasilkan, dll
Pengukuran kinerja haruslah dapat dinyatakan dalam ukuran kuantitatif. Kata “jumlah” mengindikasikan suatu ukuran kuantitatif/terukur. Untuk setiap urutan persepsi (percept sequence) yang ada, agen rasional harus memilih tindakan yang diharapkan untuk memaksimalkan ukuran kinerjanya.
Tujuan (Goal): Setelah menentukan criteria obyektif (seperti diatas), pilih salah satu tujuan untuk menjadi fokus utama dari agen. Goal adalah tujuan utama yangberusaha dicapai oleh agen (prioritas utama)
Konsep utama perancangan agen cerdas/rasional dapat dilakukan dengan bantuan PEAS yang merupakan singkatan dari:Performance measurement, Environment, Actuators, Sensors. PEAS harus ditentukan sebelum desain agen cerdas. Berdasarkan informasi PEAS, kita benar dapat merancang agen untuk memenuhi tujuan yang ingin dicapai.

REFERENSI 


http://www.weare.id/pengertian-agen-cerdas/
https://arifust.wordpress.com/2011/05/21/agen-cerdas-ia/

Minggu, 28 Oktober 2018

MEMBUAT GARIS VERTIKAL, HORIZONTAL, DIAGONAL MENGGUNAKAN OPEN GL



Membuat Garis Vertikal, Horizontal, dan Diagonal menggunakan OpenGL Pada






Pengertian OpenGL


OpenGL (Open Graphics Library) adalah suatu spefikasi grafik yang low-level yang menyediakan fungsi untuk mempermudah pekerjaan atau untuk keperluan – keperluan pemrograman grafis (Graphics Programming / GP), termasuk grafik primitif (titik, garis, dan lingkaran). OpenGL digunakan untuk menggambar sebuah objek dua dimensi(2D) atau tiga dimensi (3D).

OpenGL juga merupakan suatu antarmuka pemrograman aplikasi (application programming interface (API) yang tidak tergantung pada piranti dan platform yang digunakan, sehingga OpenGL dapat berjalan pada sistem operasi Windows, UNIX,SGI, Linux, frreBSD dan sistem operasi lainnya. OpenGL bersifat Open-Source, multi-platform dan multi-language.




Tujuan OpenGL

Tujuan pembuatan OpenGL diantaranya adalah :


1.   Untuk menyembunyikan kompleksitas dari interfacing dengan berbagai 3D accelerators.

2.   Untuk menyembunyikan kemampuan yang berbeda dari hardware platform, untuk semua yang memerlukan dan mendukung implementasi penuh pada fitur openGL SET (menggunakan software emulation jika diperlukan).



Perintah – perintah dalam Library OpenGL

Sintaks perintah OpenGL mengikuti aturan  penulisan  dari  library dimana  fungsi  tersebut berasal, berikut ini adalah format penulisan fungsi OpenGL:
•    Semua  perintah  OpenGL  menggunakan  awalan  gl  diikuti  dengan  huruf  capital  pada  setiap  kata membentuk nama perintah, contohnya :


glClearColor



Untuk mendefinisikan konstanta diawali dengan GL_, dengan menggunakan huruf capital dan garis bawah untuk memisahkan kata seperti GL_POLY_STIPPLE. Terkadang beberapa huruf  dan angka ditambahkan pada akhir perintah (seperti 3f pada glVertex3f). Dalam hal ini angka 3 Menunjukkan berapa banyak argumen yang harus ada pada perintah tersebut dan akhiran huruf f menunjukkan jenis datanya yaitu floating.


•  GLUT

GLUT (GL Utility Toolkit) merupakan pengembangan dari OpenGL yang didesain untuk aplikasi dengan  level  kecil  hingga  menengah  dan  menggunakan  callback  functions  untuk  menambahkan interaksi dari user, serta memiliki distribusi library yang bebas tetapi tidak open source.

Pada  pemrograman OpenGL bahasa yang digunakan adalah C++, tetapi masih diperlukan library

1.
glut.h, yang dicopy ke C:\Program Files\Codeblocks\MinGW\include\GL.

2.
glut32.lib, yang dicopy ke C:\Program Files\Codeblocks\MinGW\lib.
3.
glut32.dll, yang dicopy ke C:\Windows\System32 untuk win 32bit, untuk win 64bit
dicopy ke

C:\Windows\SystemWOW64.


Klasifikasi Fungsi dalam GLUT, diantaranya :

1.   Primitive : berupa geometric, image.

2.   Attribute : berupa color, line type, light, texture.

3.   Viewing : berupa virtual camera.

4.   Control : turn fuction ON / OFF.

5.   Windowing : window, mouse, keyboard.




TUJUAN MEMBUAT PROGRAM

Tujuan dalam membuat program garis verikal, horizontal dan diagonal ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Grafik Komputer dan Pengolahan Citra dan membantu serta mempermudah para user untuk membuat aplikasi membuat  garis  vertical,  horizontal  dan  diagonal dengan menggunakan bahasa pemrograman Codeblocks C++ dan Library GLUT OpenGL


REFERENSI

https://10116068.blogspot.com/2018/10/blog-post.html
http://www.wisnudwi.id/2018/10/code-program-opengl-menu-garis.html


PREVIEW PDF

untuk mendownload file pdfnya silahkan klik (popout) dipojok kanan atas pada viewer pdf nya, lalu anda akan masuk kedalam halaman gdrive setelah itu tinggal klik pilihan download filenya.